Diserbu 1,1 Juta Pengguna Android, BBM Kewalahan | Wayan Fais

Diserbu 1,1 Juta Pengguna Android, BBM Kewalahan

Diserbu 1,1 Juta Pengguna Android, BBM Kewalahan

Jakarta - Animo pengguna Android untuk menjajal BlackBerry Messenger (BBM) ternyata sangat besar. Hanya saja, hal ini berdampak minor pada sistem BlackBerry yang kewalahan menghadapi serbuan user.

Dalam keterangan di blog resmi BlackBerry, BBM untuk Android disebutkan sejatinya belum resmi dirilis. Namun APK aplikasi ini sudah bocor di jagat maya.

Antusiasme pengguna pun terbilang mengejutkan, dimana 1,1 juta pengguna aktif tercatat menyerbu BBM lintas platform ini dalam 8 jam pertama sistem tersebut dibuka.

"Ini mengejutkan, secara BBM untuk Android belum resmi dirilis" tulis BlackBerry di blognya, seperti dikutip detikINET, Minggu (22/8/2013).

Imbasnya, serbuan BBM untuk Android yang masih belum resmi ini menimbulkan gangguan teknis di sistem BlackBerry.

"Sebagai konsekuensinya, versi belum resmi ini menimbulkan isu, dan kami tengah coba memperbaikinya pada hari ini juga," lanjutnya.

Pengguna pun diminta bersabar menunggu kedatangan BBM untuk Android dan iOS yang resmi. Dimana sampai saat berita ini ditulis, Minggu (22/9/2013) pagi, di App Store maupun Google Play, BBM memang belum menampakkan tanda-tanda kemunculannya.

Memang, pada dini hari -- di App Store -- BBM sempat terlihat namun tak lama berselang kembali menghilang.

"Tim kami (BlackBerry-red.) sedang mempersiapkan kehadiran BBM untuk Android dan iPhone, namun kami masih menunggu siap dan yakin bahwa BBM akan sesuai dengan ekspektasi Anda," imbuh BlackBerry.



Dikutif dari : http://inet.detik.com
Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan sarannya saya harapkan utuk membantu pengembangan website saya, Kritik dan Saran dapat disampaikan melalui kotak komentar atau Diskusikan Bersama

Berbagi artikel ini Ke : Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Unknown, Published at 04.02 and have 0 komentar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anybody is welcome to join tanpa membedakan latar belakang suku, agama, ras, golongan, jenis kelamin, usia, orientasi seksual, dan difabelitas.